Akhir pekan selalu menjadi waktu yang tepat untuk sekedar mencari hiburan atau travelling.  Seperti akhir pekan saya kali ini yang dihab...

Menikmati Kesegaran Air Terjun Pengantin - Banyuwangi

September 23, 2018 Mas Junior 0 Comments


Akhir pekan selalu menjadi waktu yang tepat untuk sekedar mencari hiburan atau travelling.  Seperti akhir pekan saya kali ini yang dihabiskan dengan menikmati kesegaran Air Terjun Pengantin yang terletak di Dusun Wonorejo Desa Kalibaruwetan Kec. Kalibaru Kab. Banyuwangi.

Petualangan kali ini saya mulai dari Desa Sidomulyo Kec. Silo Kab. Jember, (tempat saya mengabdi selama satu tahun) dengan menggunakan mobil pribadi, jam 07.34 Wib saya bersama 6 teman sudah berangkat menuju lokasi Air Terjun Pengantin yang katanya merupakan tempat hitz di Banyuwangi.

Sebelum memasuki Kota Banyuwangi, terlebih dahulu saya harus melewati jalanan Gunung Gumitir yang berkelok-kelok hingga sekitar 7 kilometer. Jalan yang menghubungkan Kabupaten Jember-Banyuwangi ini sangat menguji adrenalin lantaran kemiringan jalan dan kelokannya yang lumayan tajam. Namun, suasananya sudah terasa sejuk sejak awal memasuki Gunung Gumitir, karena di sepanjang jalannya dibentengi jutaan pepohonan besar yang hijau.

Setelah menghatamkan kelokan Gumitir, akhirnya saya tiba di Kalibaru. Selain terkenal dengan perkebunan kopinya, ternyata ada air terjun yang lumayan masyhur, yaitu Air Terjun Tirto Kemanten. Dinamakan Tirto Kemanten yang berarti air pengantin, karena air terjun ini merupakan air terjun kembar atau terdapat dua aliran air yang letaknya bersebelahan mirip pengantin yang bersanding.

Setelah saya sampai dirumah teman, perjalanan berlanjut dengan menggunakan 3 motor menyusuri jalan perkebunan kopi dan coklat yang merupakan peninggalan masa kolonial Belanda, perlu diketahui bahwa jalur yang ditempuh adalah jalan perkebunan yang terjal dengan struktur jalan dari batu prejeng.

Sesampainya di lokasi saya menjumpai pos jaga yang dikelola oleh penduduk setempat. Disini saya harus melapor terlebih dahulu dan membeli tiket masuk yang sekaligus ongkos parkir. Selanjutnya saya masih harus menyusuri tangga beton yang menurun, dan lumayan sedikit menguras tenaga.

Akhirnya saya sampai juga, rasa lelah dan penasaran terbayar lunas ketika raga saya merasakan kesejukan dan keindahan Air Terjun Tirto Kemanten. Dan saya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Suara gemuruh air terjun kembar ini sangat mendominasi suasana, walau sesekali akan terdengar suara-suara dari beberapa satwa yang tinggal dikawasan ini seperti kera dan burung-burung.

Air terjun ini terdiri dari dua air terjun yang tingginya mencapai 10 meter dan posisinya berdekatan, hanya dipisahkan oleh batu besar. Oleh karena itu air terjun ini dinamakan Tirto Kemanten yang berarti Air Pengantin.

Terasa kurang sempurna jika tidak merasakan kesegaran air yang jatuh dari ketinggian 10 meter ini, akhirnya saya dan teman-teman memutuskan untuk turun kesungainya serta menyeburkan badan untuk merasakan kesegaran air dari lereng Gunung Raung. Menurut penduduk setempat. Air terjun ini merupakan tingkat terakhir dari 7 air terjun yang berada di lereng Gunung Raung.

Kesegaran bertambah ketika saya langsung merasakan kucuran air dari kedua aliran air terjun Tirto Kemanten ini, namun harus hati-hati karena banyak bebantuan yang licin, dan teman saya bernasib sial karena kurang hati-hati sehingga dia terpeleset dan terjebur sebelum pakainnya dilucuti.




Berlama-lama di tempat ini saya sangat kerasasan, karena tempatnya memang sangat memanjakan dan masih sangat terjaga keasriannya. Tidak ketinggalan saya menyempatkan untuk berselfie ria di sport foto yang tentunya keren banget. Jam 12.08 WIB menjadi perpisahan saya dengan Air Terjun Pengantin ini, karena perut sudah keroncongan dan habis Sholat Ashar saya harus kembali lagi ke Jember.

Lelah dan letih saya terbalas lunas setelah merasakan kesejukan dan keindahan air terjun ini. Hampir saja saya merasakan penyesalan lantaran pada awalnya saya tidak mau ikut teman-teman ke Air Terjun ini. Dan setelah berpikir panjang, akhirnya saya memutuskan untuk ikut, dan saya rasa itu adalah keputusan yang sangat tepat, karena sampai detik ini tempat itu masih saja ingin saya kunjungi.

Nah, bagaimana dengan kalian Smart People? Tertarik untuk berkunjung ke Air Terjun Tirto Kemanten/Air Terjun Pengantin?

0 coment�rios: