Sejak bulan November 2018 mayoritas daerah di Indonesia telah memasuki musim penghujan, meskipun tidak merata karena Indonesia term...

Tips Menjaga Kesehatan saat Musim Penghujan

Januari 23, 2019 Mas Junior 3 Comments


Sejak bulan November 2018 mayoritas daerah di Indonesia telah memasuki musim penghujan, meskipun tidak merata karena Indonesia termasuk daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, terdiri dari pulau dan kepulauan yang membujur dari barat ke timur, dikelilingi oleh lautan, menyebabkan wilayah Indonesia memiliki keragaman cuaca dan iklim.

Perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak musim hujan akan berlangsung sejak bulan Januari 2019. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk siap siaga dalam menghadapi musim penghujang, terutama dari segi kesehatan. 

Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya. Jika tidak segera mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius maka kemungkinan tubuh terkena penyakit akan lebih besar. Sehingga tak heran jika ruang tunggu dokter akan lebih penuh saat musim penghujan.

Kondisi badan yang tidak sehat tentu sangat menghambat terhadap aktifitas dan pekerjaan kita, namun jangan khawatir karena masih ada beberapa usaha yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit datang. Berikut saya rangkumkan beberapa Tips menjaga kesehatan dikala musim hujan yang saya dapat dari buku kesehatan, artikel kesehatan dan Tips dari dokter yang menangani saya waktu dulu sakit. 

• Menjaga Pola Makan & Minum

Asupan makanan merupakan aspek penting bagi daya tahan tubuh. Jika asupan makanan kurang bergizi, daya tahan tubuh akan gampang menurun. Sehingga kuman penyakit lebih mudah masuk dan berkembang. Supaya zat gizi tercukupi, maka penting kiranya untuk memperhatikan pola makan sehat dengan mengkonsumsi karbohidrat, lauk pauk, sayuran, buah-buahan dan minum air putih yang banyak.

Selain pola makan, pola minum juga harus dijaga untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan. Rasa haus seringkali jarang terjadi karena musim penghujan dan udara yang dingin. Padahal baik musim kemarau maupun musim penghujan, kebutuhan cairan dalam tubuh tetap saja sama. oleh sebab itu, pastikan jika anda tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari. Jika merasa bosan mengkonsumsi air putih terus-menerus, air tersebut bisa diubah menjadi the tawar atau air jahe yang akan membuat tubuh terasa lebih hangat.

• Rutin Berolahraga

Olahraga merupakan cara sederhana dan mudah tapi besar manfaatnya. Latihan fisik selama 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih. Dalam buku Guyton dan Hall, sel darah putih berfungsi menyediakan pertahan yang cepat dan kuat terhadap daerah tubuh yang mengalami peradangan.
Semakin rutin berolahraga, semakin bagus untuk metabolisme.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam buku panduannya mengenai Global Recommendations on Physical Activity for Health menyarankan orang usia dewasa yang sehat untuk melakukan olahraga minimal 150 menit perminggu. Dengan minimal 150 menit saja perminggu, itu sudah sangat bermanfaat bagi keburan dan kesehatan.

• Menjaga Pola Tidur

Tidur merupakan waktu tubuh istirahat untuk pemulihan seluruh system anggota badan. Kualitas tidur itu sangat penting dalam menjaga kesehatan, perlu kiranya istirahat dan tidur secukupnya, namun jangan pula dengan porsi yang berlebihan.

Tubuh yang mendapatkan porsi tidur yang berlebih akan membuat tubuh menjadi lemas dan kaku pada otot. Selain itu, hindari pula begadang sampai larut malam. Tidur yang cukup bisa memulihkan kembali stamina dan memperbaiki system kekebalan tubuh. Untuk itulah, pastikan tidur dengan porsi yang cukup dimalam hari.

• Berpakaian Tebal dan Hangat

Musim penghujan sudah tentu memiliki suasana udara yang dingin tidak seperti biasanya, untuk menahan rasa dingin bisa dengan menggunakan pakaian yang tebal dan hangat. Karena pakaian yang tebal dan hangat juga akan mempengaruhi kesehatan dimusim penghujan. Baju tranparan dan tipis kurang cocok dikenakan saat musim dingin, terutama jika memiliki aktifitas yang dilakukan diluar ruangan.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika memilih pakaian yang lebih tertutup, tebal dan bisa memberikan rasa hangat terhadap tubuh. Dengan begitu, tubuakan terjaga dari udara dingin saat musim penghujan.

• Mandi Setelah Hujan

Setelah kehujanan, ada baiknya dilanjutkan mandi. Meskipun terdengar konyol, tetapi mandi setelah kehujanan dapat membantu mengusir banyak infeksi. Saat mandi tambahkan beberapa tetes Dettol atau Savlon ke dalam air untuk menghilangkan kuman.

Itulah sedikit Tips yang bisa saya bagikan untuk para pembaca, semoga bisa bermanfaat. 

3 komentar: